Strategi Event Organizer dalam Menciptakan Event Viral di Era Digital - Watermark | PT. Sinematik Anak Bangsa
20965
post-template-default,single,single-post,postid-20965,single-format-standard,theme-bridge,bridge-core-3.0.1,woocommerce-no-js,qodef-qi--no-touch,qi-addons-for-elementor-1.5.5,qode-page-transition-enabled,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,columns-4,qode-theme-ver-28.6,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-6.7.0,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-457

Strategi Event Organizer dalam Menciptakan Event Viral di Era Digital

Strategi Event Organizer dalam Menciptakan Event Viral di Era Digital

Midea Building Technologies Jadi Solusi Pintar, Dukung Transformasi Hijau di Asia Pasifik

Event dimasa kini bukan hanya sekedar menjadi ruang pertemuan, dengan perkembangan teknologi dan sosial media event berubah menjadi ruang kolaborasi sekaligus branding moderen bagi brand. Menciptakan event viral sebenarnya sangat tricky, dibutuhkan ide unik dan momentum tepat untuk menciptakan kehebohan positif. Saat seperti inilah strategi event organizer dibutuhkan. Karena tidak jarang juga event yang akhirnya viral justru karena kegagalannya. Hal ini dapat menghancurkan citra merek.

Viral memang penting, namun lebih baik jika viralitas itu dalam bentuk positif. Membangun viralitas ini sebaiknya dilakukan secara organik.

Strategi event organizer menciptakan event viral di era digital

Event Organizer Merangkai Acara yang Menceritakan Sebuah Kisah

Salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan event organizer event adalah mempromosikan apa yang terjadi, bukan mengapa hal itu penting. Misalnya, sebuah event launching produk mengadakan acara temu bareng komunitas.

Bukan hanya membungkus apa saja yang terjadi namun juga menceritakan kisah dibalik pertemuan antar komunitas ini. Event viral harus bisa menceritakan sebuah kisah. Bangunlah narasi tentang mengapa para komunitas ini harus bertemu, gunakan emosi sebagai bumbu nostalgia, kegembiraan, kebanggaan komunitas. Beri orang alasan untuk peduli, bukan hanya untuk hadir.

Acara dengan misi atau tujuan (seperti “Lari untuk Keselamatan Jalan” atau “Penggalangan Dana untuk Bantuan Banjir”) secara alami akan lebih banyak dibagikan dan menjadi viral.

Manfaatkan Kekuatan Mikro-Influencer

Anda tidak perlu selebriti untuk menjadi viral. Terkadang, seorang kreator konten lokal atau bintang kampus memiliki kekuatan lebih besar daripada influencer terkenal. Pengikut mereka mempercayai mereka.

Identifikasi 10–20 influencer khusus di kota, ajak mereka dengan undangan eksklusif atau ajakan kolaborasi. Buat cerita yang menarik dengan mereka, bagikan cuplikan kecil pada saat event di sosial media.

Event Organizer Libatkan Audiens Secara Langsung

Melibatkan audiens secara langsung membangun sisi emosional brand dengan audiens. Salah satu cara event organizer yang bisa dicoba adalah membangun interactive booth. Berpikirlah seperti audiens Anda. Apa yang akan membuat mereka berhenti, bereaksi, atau berbagi?

Siapkan tempat-tempat yang Instagramable di tempat acara Anda. Adakan papan peringkat atau kontes (“3 Penyanyi Terbaik Malam Ini” atau “Kontes Busana Terbaik”). Tampilkan UGC (konten buatan pengguna) setiap hari di halaman Anda.

Promosi acara viral bukan tentang acaranya tetapi tentang pengalaman yang dapat dibanggakan orang.

Kuasai Waktu

Anda mungkin sudah melakukan semuanya dengan benar, tetapi pengaturan waktu yang buruk dapat menghancurkan antusiasme audiens. Memposting terlalu cepat atau terlalu lambat dapat merusak.

Para event organizer yang berhasil menciptakan event viral biasa memiliki hitungan ideal dalam hal publikasi. Mulai dari kampanye teaser, pengungkapan artis/pembicara, pengumumam kontes, kemudian pengumumam akhir.

Pasca acara juga menjadi hal penting, buat Rekap reel dalam 24 jam. Ingatan emosional menciptakan FOMO (Fear of Missing Out) untuk acara berikutnya.

Ciptakan Eksklusivitas

Antusiasme terbaik muncul ketika orang berpikir bahwa dirinya spesial dan merasa paling diperhatikan. Bagaimana cara membangun rasa ini? Yakni dengan menerapkan ekslusifitas pada acara yang akan dibangun. Misalnya dengan membatasi jumlah peserta, menerapkan batas waktu pendaftaran awal dan pengungkapan tamu rahasia. Kelangkaan menciptakan urgensi, yang kemudian mendorong audiens berbagi informasi.

Bermitra dengan Komunitas dan Ekosistem Lokal

Terkadang promotor terbaik Anda bukanlah individu, melainkan komunitas. Cobalah berkolaborasi dengan klub mahasiswa, kelompok LSM, dan kolektif seniman.

Tawarkan manfaat afiliasi untuk pendaftaran grup atau penyebutan di media sosial. Sponsori acara olahraga atau acara pemuda lokal dan lakukan promosi silang. Pemasaran acara organik bekerja paling baik ketika komunitas menjadi media Anda.

TidaK hanya sampa disitu, untuk menciptakan event viral jangan berhenti memposting apa yang terjadi selama acara berlangsung. Anda dapat membagikan:

Rekaman di balik layar

Pesan terima kasih dari artis/pembicara

Video kerumunan dan momen emosional

Ini tidak hanya mempertahankan popularitas tetapi juga membangun memori merek Anda untuk acara berikutnya. Anda tidak perlu anggaran jutaan dolar untuk menjadi viral. Yang Anda butuhkan adalah kisah menarik, komunitas mikro yang loyal, konten sederhana yang mudah dibagian, timing yang pas, terpenting memilih event organizer yang berpengalaman menangani event-event lintas media dengan kratifitas tinggi, seperti Watermark Indonesia sehingga harapan menciptakan event viral bisa diwujudkan bersama.

No Comments

Post A Comment

Connect to WTM Team
Need help? Chat with Us...
Start A Conversation.
Hi! Click one of our member below to chat on Whatsapp.